A. Perkembangan Media Isyarat
Bagaimana kalau Anda ingin mengkomunikasikan
sesuatu kepada orang yang jaraknya agak jauh dimana dengan suara tidak jelas
terdengar? Maka Anda berusaha membantu menggunakan isyarat-isyarat yang
diharapkan dapat dimengerti oleh lawan bicara. Atau pernahkan Anda menyaksikan
orang tuna rungu berkomunikasi?
Mereka menggunakan sejumlah isyarat tertentu.
Interaksi pada kedua contoh di atas merupakan komunikasi isyarat. Seperti
pada pembelajaran sebelumnya, jenis komunikasi yang dapat digunakan diantaranya
komunikasi isyarat. Komunikasi ini penting terutama untuk
kalangan tertentu seperti tuna rungu, atau komunikasi langsung namun ada
kendala jarak yang agak jauh misalnya. Teknologi komunikasi isyarat terus
dikembangkan untuk tujuan tertentu sehingga informasi yang dikomunikasi
memiliki ketepatan tinggi.
Teknologi
komunikasi isyarat adalah berkomunikasi dengan media isyaratnya (sinyal),
antara lain: sinar/cahaya, asap, peluit, genderang, kentongan, sema-phore
(bendera), isyarat anggota badan dan lain sebagainya. Komunikasi isyarat yang
diguna-kan seperti kode-kode isyarat, telah disepakati dan dimengerti oleh
kedua belah pihak yang berkomunikasi. Tujuan dari komunikasi ini adalah
agar informasi (berita) dapat diterima dan dipahami oleh sipenerima berita.
Komunikasi ini juga kadang digunakan dalam interkasi kita diantaranya
untuk lebih memperjelas isi pesan dari pada perkataan yang diucapkan misalnya
menggunakan gerakan badan. Komunikasi isyarat banyak dipakai dipabrik-pabrik
yang bersuara bising misalnya komunikasi antara atasan dan bawahan. Komunikasi
isyarat ini memiliki ada 4 tujuan umum:
a. Memberi
instruksi untuk mengerjakan pekerjaan
b. Memberi
informasi tentang prosedur dan pelaksanaan suatu tugas
c. Memberi informasi dasar pemikiran tentang suatu pekerjaan
d. Memberi
informasi cara pencapaian sasaran
1.
Bentuk-Bentuk Komunikasi Isyarat
Komunikasi isyarat dapat dilakukan menggunakan bentuk-bentuk sinyal antara
lain:
a. Cahaya atau
Sinar
Untuk mengatur
arus lalu lintas, diantaranya meng-gunakan cahaya melalui lampu lalu lintas
merah, kuning, dan hijau. Tentu Anda mengetahui arti warna dari cahaya
tersebut. Contoh lain silahkan Anda perhatikan, apabila sebuah kendaraan
akan belok ke kiri atau ke kanan, maka pengemudi menyalakan lampu atau sinyal
kuning yang biasanya di set agar berkedip-kedip. Secara umum rambu lalu
lintas adalah tanda-tanda, alat, atau benda yang digunakan untuk
menyampaikan pesan sebagai dalam pengaturan lalu lintas jalan raya.
erdasarkan jenis pesan yang disampaikan, rambu lalu lintas dapat dikelompokkan
menjadi rambu-rambu sebagai berikut :
1). Rambu
peringatan
Rambu yang memperingatkan adanya bahaya agar para
pengemudi berhati-hati dalam menjalankan kendaraannya. Misalnya: Rambu yang
menu-njukkan adanya lintasan kereta api, atau adanya simpangan berbahaya bagi
para pengemudi.
2). Rambu
Petunjuk
Rambu yang memberikan petunjuk atau keterangan
kepada pengemudi atau pemakai jalan lainnya, tentang arah yang harus ditempuh
atau letak kota yang akan dituju lengkap dengan nama dan arah letak itu
berada.
3). Rambu
larangan dan perintah
Rambu ini untuk melarang/me-merintah semua jenis
lalu lintas tertentu untuk memakai jalan, jurusan atau tempat-tempat
tertentu.
b. Suara/Bunyi
Pernahkan Anda memperhatikan seorang petugas polisi yang sedang mengatur lalu
lintas jalan raya, misalnya ketika macet? Alat apa yang digunakan oleh
petugas polisi tersebut? Tentu sudah Anda kenal yaitu peluit atau semprit.
Dengan meniup peluit para pengendara sudah memahami apa maksud polisi
itu, dian-taranya harus mempercapat, harus kepingir, harus berhenti, dan
lain-lain. Komunikasi melalui bunyi juga dapat kita temui untuk petunjuk
waktu, pada jam-jam yang telah ditentukan, lonceng berbunyi.
B. Komunikasi
Isyarat Khusus
a. Semaphore
Anda
tentu sudah mengenal istilah semaphore terutama ketika aktif di kegiatan
pramuka. Semaphore biasanya menggunakan bendera kecil yang dikendalikan oleh
kedua tangan. Kode semaphore digunakan melakukan perintah-perintah untuk
dilaksanakan oleh regu pramuka.
Disamping ini pola
atau konfigurasi kode semaphore. Komunikasi dengan semaphore biasanya digunakan
apabila jarak komunikan berjauhan yang tidak mungkin dijangkau pendengaran,
namun mudah dijangkau penglihatan. Hal ini tentunya harus dilakukan pada
keadaan yang terang.
b. Huruf Braile
Pemakaian huruf braile biasanya digunakan
oleh saudara kita yang tuna netra. Mereka juga membutuhkan komunikasi dalam
kehidupan ini. Semua huruf dikodekan dengan tertentu dimana pola-pola tersebut
ditulis menonjol agar mudah diraba.
c. Kode Morse
Berbeda dengan kode isyarat semaphore yang menggunakan pola gerakkan, kode
morse menggunakan pola bunyi peluit. Berikut ini pola kode morse
yang biasa digunakan.
C. Perkembangan Telegraf
Telegraf merupakan sebuah
mesin/alat yang menggunakan teknologi telegrafi untuk mengirim dan menerima
pesan dari jarak jauh. Kata telegraf yang sering didengar saat ini, secara umum
merupakan telegraf elektrik. Telegraf ditemukan oleh seorang warga AS bernama Samuel
F.B Morse bersama dengan asistennya Alexander Bain.
Telegraf pertama kali ditemukan oleh Samuel
finley Breese morse, seorang peneliti Amerika pada tahun 1837 dan di Inggris
pada tahun yang sama oleh seorang fisikawan Sir Charles Wheatstone yang
bekerja sama dengan seorang insinyur Inggris Sir William F. Cookie.
Telegraf kemudian menjadi alat komunikasi kasi yang penting pada pertengahan
tahun 1800-an sampai dengan pertengahan tahun 1900-an.Morse menggunakan
kode-kode sederhana untuk mewakili pesan-pesan yang ingin dikirimkan dengan
meggunakan pulsa listrik melalui kabel tunggal.
Pada saat melakukan percobaan menggunakan
peralatan yang dimilikinya, Morse menemukan bahwa sinyal-sinyal hanya dapat
dikirimkan dengan baik dalam jarak 32 km.Untuk jarak yang lebih jauh ,
sinyal-sinyal yang diterima menjadi terlalu lemah untuk direkam.Km dari stasiun
sinyal.Relai tersebut berfungsi untuk mengulangi sinyal yang diterima dan
mengirimkannya kembali ke 32 km berikutnya.Relai terdiri dari sakelar yang
dioperasikan secara elektromagnetik.
Sistem telegraf kemudian segera digunakan
untuk bisnis yang membutuh-kan pengiriman pesan secara cepat untuk jarak yang
jauh,seperti surat kabar dan pesan untuk perjalanan kereta api. Telegraf
memungkinkan perusahaan-perusahaan menjalankan bisnis secara global untuk
pertama kali. Sebuah ruangan telegraf kemudian dibangun di United States Capitol pada tahun
1844. Telegraf kabel bawah pertama kali dibangun di bawah laut samudra atlantik
pada tahun 1858 dan pelayanan reguler transatlantik dimulai pada tahun
1866.
(HF 0606094365) Pesan pada telegraf
dikirimkan oleh operator telegraf (telegrapher) menggunakan kode morse
yang dikenal dengan nama “telegram” atau “kabelgram”, dan sering disingkat
dengan pesan kabel atau kawat. Sebelum telepon jarak jauh (interlokal)
diperkenalkan dan digunakan, telegram ini sangat terkenal pemakaiannya.
Telegram biasanya digunakan untuk keperluan bisnis, dan tidak sama dengan
email. Telegram sering digunakan untuk pengiriman dokumen resmi dalam perjanjian
bisnis.
D. Perkembangan Radio Pager
Sejarah dan Cara Kerja Pager / Radio Panggil
Radio panggil lebih dikenal dengan sebutan
pager yaitu alat telekomunikasi pribadi untuk menyampaikan dan menerima pesan
pendek. Radio panggil numerik satu arah hanya dapat menerima pesan yang terdiri
dari beberapa digit saja, khas layaknya sebuah nomor telepon yang digunakan
penggunanya untuk menelepon. Radio panggil alphanumerik juga tersedia dengan
sistem dua arah dapat mengirim pesan melalui surat elektronik atau SMS (short
massage service).
Radio panggil (pager) sudah jarang ditemukan di peredaran dunia bisnis.
Persaingan alat komunikasi yang murah dengan layanan yang semakin canggih,
makin tidak terlihatnya keberadaan radio panggil ini. Walaupun dia adalah jejak
tertua barang teknologi purbakala di abad ini, tetapi masih tetap terpakai.
Terutama pada mereka yang bergerak di bidang jasa terutama di jasa informasi
dan jasa kesehatan. Radio panggil adalah barang yang harus dipatuhi, dia selalu
menerima pesan apapun, alasan apapun yang dibuat untuk menghindari pesan di
radio panggil, selalu menjadi tidak beralasan.
Sejarah
Radio panggil ditemukan oleh Multitone Electronic pada tahun 1956 di Rumah
Sakit St.Thomas, London oleh dokter-dokter yang sedang bertugas dalam kondisi
darurat. Sejak itu, radio panggil berkembang. Jutaan pesan dikirimkan kepada
orang-orang yang membutuhkan informasi yang cepat. Di dunia teknologi radio
panggil, ada dua kelompok yang jelas dari sistem pengoperasiannya. Ada sistem
radio panggil yang hanya bisa digunakan di area rumah sakit saja seperti di
Rumah Sakit St.Thomas, tetapi ada juga yang sistem penyebarannya lebih luas
yaitu mencakup seluruh wilayah negara, tidak hanya berada pada area sebuah
bangunan saja. Bermula beroperasi pada frekuensi AM, lalu pindah ke pola FM
yang lebih dulu menjadi bentuk komunikasi yang ada di mana-mana. Dalam beberapa
kasus, sebelum datangnya telepon seluler, sistem radio panggil digunakan
sebagai pengganti untuk layanan telepon lokal maupun internasional.
Sejarah Perkembangan Pager
Menurut sumber dari WIKIPEDIA bahwa Pager ditemukan oleh Multitone
Electronik pada TAHUN 1956 di St Thomas’ Hospital, London.
Tetapi ada yang menyatakan bahwa Terobosan tentang pager muncul pada tahun 1949
, saat di adopsinya two- ways radios menjadi one- way cordless remote
telephonic signaling, ini juga dianggap penemuan pertama dari telephone pager
System, penemuan ini digunakan untuk dunia kedokteran, tetapi hambatan terjadi
karena adanya beberapa dokter dan paramedic, yang khawatir system pager ini
dapat menimbulkan rasa kesal dan tidak nyaman pada pasien. Penemuan ini terjadi
di New York. Teknologi one way radio signaling ,yang sama juga digunakan pada
orang yang bertugas membuka pintu garasi.
Namun, lebih jauh lagi ada sumber informasi lain yang menyebutkan bahwa Pada
tahun 1921, pager telah dikenal dan digunakan oleh kepolisian detroit di
Amerika untuk keperluan pemanggilan yang darurat. Pager pada saat itu lebih
dikenal dengan sebutan ‘beeper’.
Istilah Beeper yang kemudian menjadi ‘pager’ ,mulai dikenal sejak tahun 1959,
sejak Motorola membuat produk berupa alat penerima pesan yang kecil dan
portable hingga mudah dibawa oleh pemiliknya yang tidak lain adalah pager
Memang Tujuan awal mulanya pager ini berfungsi untuk memberikan panggilan
kepada Dokter di Rumah Sakit, ketika ada keadaan gawat darurat. Sejak saat itu
pager mulai dikembangkan dalam bentuk yang diusahakan lebih baik dan lebih
sophiscation. Dengan pager ini jutaan pesan di sampaikan kepada orang yang
memiliki pager dari orang yang menyampaikan pesan, dengan konsep komunikasi
pesan yang bisa dipercaya.
Pada tahun 1980-an alat komunikasi pribadi yang dianggap canggih adalah radio
panggil (pager) ini. Di Indonesia sendiri pager baru dikenal pada awal tahun
1990-an
Di dunia pager ada dua perbedaan kategori system operasi pager. Dimana salah
satunya ialah One – site paging System yang digunakan di rumah sakit untuk
menyakinkan beberapa informasi penting yang darurat, pager kategori system ini
di temukan pada tahun 1956, dan merupakan jenis pager yang pertamakali
ditemukan. Sedangkan tipe pager yang lainnya atau tipe pager yang kedua adalah
Wide Area Paging. Wide Area Paging ini, menawarkan features yang hampir sama
dengan pager bertipe One –Site Paging, tetapi Wide Area Paging ini menjangkau
sebuah kota atau wilayah atau Negara, yang jelas jangkauannya lebih luas
daripada jangkauan pager yang dipergunakan pada rumah sakit.
Sebuah wide area paging service processing method untuk radio paging system
dihubungkan ke public switched telephone network dan memiliki sebuah paging
sistem yang mampu menstramisikan data sebuah radio paging signal. wide area
paging service processing method meliputi tahapan : permintaan sebuah wide area
call processor, yang menyatakan paging sistem untuk process a wide area call ,
saat sebuah panggilan diterima ke paging system , walaupun public telephone
network dimatikan; membaca sebuah data base seorang korespondensi pelanggan
mengemas informasi wide area paging message , saat wide area call process diminta;
kemasan informasi the wide area paging message dikirim sebuah sinyal pesan pada
accordance dengan sebuah kelas wide area service untuk sebuah korrespondensi
area paging system selesai mentransfer sebuah bagian pesan; and penampilan dari
wide area radio call untuk corresponding pager subscriber, setelah pesan wide
area paging diterima pada corresponding area paging system and kemudian sebuah
frekuensi panggilan, yang seharusnya disinkrontkan oleh pada perpindahan area
oleh panggilan pelanggan.
Dulu pengoperasian pager bergantung pada frekuensi radio AM, kemudian pager
berpindah pada frekuensi FM hingga bentuk komunikasi ini menjadi ada
dimana-mana, dan menunjukkan perkembangannya. Pada kasus yang sama, sebelumnya
ditemukannya system telephone selular, pager digunakan sebagai pengganti untuk
pelayanan telephone local dan internasional yang lebih murah, dibandingkan
menggunakan telephone selular secara langsung.
Sebagai sedikit tambahan pager Motorolla Alphanumeric digunakan di Brazil pad
atahun 1990 an, pager ini di operasikan oleh teletrim.
Layanan pager ini menawarkan kepada pelanggannya sejumlah jenis rencana rencana
dan pilihan sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan jenis alat atau pager yang
digunakan. Pada umumnya, semua pager diberikan nomor telephone yang unik, saat
alphanumeric pagers diberikan sebuah alamat email, biasanya terdiri atau
terdapat nomor telephone.
Pada sebuah tanda nomor panggilan nomor, sekelompok panggilan ditangkap sebuah
sejenis greeting asking the caller untuk memasuki sebuah pesan dan terkadang
memberikan penelphone sebuah pilihan untuk meninggalkan voice mail. Biasanya ,
dalam beberapa menit, paged person akan menerima sebauh tanda dari pager dengan
nomor telephone untuk kembali menelphone dan atau sebuah kode pager. Pada kasus
email paging, akan ditunjukkan tampilan teks.
Cara Kerja Pager Secara
Sederhana
Berikut ini cara kerja penggunaan pager:
Pesan yang dikirim oleh pengirim yang melalui provider service pager yang
ditujukan pada ID atau nomor pager tertentu, adapun urutan secara sistematis
(pada umumnya) mengenai pengiriman pesan melalui provider service pager ialah :
1. Hubungi operator pager tersebut dari telfon rumah (biasanya nomer operator
ada di belakang pager tersebut.)
2. Setelah terhubung dengan operator, operator akan meminta Id dari pager yang
akan di tuju.
3. Kemudian pihak yang akan menyampaikan pesan ke pager tujuan membacakan pesan
yang akan di kirim.
4. Lalu sebelum operator mengirim pesan ke pager tujuan, operator akan
mengulangi pesan yang telah anda sampaikan.
5. Terakhir pesan terkirim ke pager tujuan
Setelah pesan telah diterima oleh penerima pesan maka alarm atau tanda
berbentuk getar akan berbunyi atau bergetar dan pesan tersebut akan tampil di
layar LCD yang terdapat dalam pesawat pager. Pesan dapat diterima selama masih
dalam service area dari provider yang bersangkutan.
Sistem Pengoperasiannya
Radio panggil adalah layanan berlangganan yang menawarkan bermacam pilihan
untuk memfasilitasi kebutuhan si pelanggan dan tipe dari alat yang digunakan.
Ada tiga tipe pada sistem radio panggil (pager):
1. Radio panggil Numerik adalah tipe yang paling tidak rumit. Di dalamnya hanya
tersedia urutan angka dan kode-kode untuk memanggil.
2. Radio panggil Alphanumerik, pada dasarnya sama dengan radio panggil numerik,
tetapi kelebihannya terletak pada tersedianya tempat untuk memuat tulisan dan
surat elektronik (e-mail) untuk mengirim pesan
3. Radio panggil Alphanumerik dua arah dapat mengirimkan pesan teks dengan
hanya menggunakan tombol yang kecil.
Sistem radio panggil yang modern menggunakan pengiriman pesan dengan jaringan
satelit. Inilah kelebihan dari sistem radio panggil dibandingkan dengan
menggunakan jaringan seluler dengan dasar terrestrial untuk pengiriman pesan.
Di setiap pesan yang terhidang di layar pager, ada para operator yang mengedit
setiap pesan yang masuk.
Penggunannya di Abad Ke-21
Munculnya telepon seluler dengan beragam layanan yang lebih cepat dan murah
mengakibatkan eksisteni radio panggil perlahan-lahan menghilang. Tercatat,
sebelum tahun 1997, di Indonesia sendiri, radio panggil memiliki lebih dari
800.000 pelanggan. Namun karena harga perangkat yang terus melambung tinggi
menyebabkan jumlah pelanggan yang turun drastis yaitu berkisar 200.000 orang.
Tetapi orang-orang yang bekerja pada situasi yang darurat seperti dokter, masih
menggunakan radio panggil. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan radio panggil
masih digunakan:
1. Radio panggil tetap digunakan untuk memberitahukan situasi darurat,
contohnya : para penolong dengan sekoci dan pemadam kebakaran di Inggris.
2. Radio panggil kebanyakan dibawa oleh staf pada bagian kesehatan karena dapat
mengumpulkan mereka pada situasi yang darurat
3. Radio panggil juga digunakan pada dunia teknologi informasi, contohnya pada
kasus para teknisi perusahaan telepon, dimana terdapat gangguan layanan pada
jaringan selular karena berada di luar jaringan. Oleh karena itu, di perusahaan
ini, para teknisi biasanya dilengkapi dengan radio panggil/ pager yang
menggunakan jaringan yang dapat terjangkau dan tidak terkena gangguan. Sebagai
tambahan, beberapa sistem kontrol irigasi dan sinyal-sinyal lalu lintas
sekarang dikontrol oleh pengiriman pesan memalui jaringan radio panggil.
Kelebihan
Kelebihan dari alat komunikasi peger ini adalah bahwa pengirim pesan tidak harus
memiliki pesawat pager dalam mengirimkan pesan, namun pengirim pesan cukup
menghubungi operator pager via telephone.
Pager merupakan media yang relatif lebih murah dalam menggunakannya dan juga
cepat dalam penyampaian informasinya. perangkat pager ini dulunya diminati
disebabkan oleh keunggulannya yang mampu menerima informasi dimana saja
tergantung posisi si pembawa pager (mobile), jadi pager menjadi alat pelengkap
bagi media telepon, yang saat itu tidak bisa dibawa kemana-mana.
Disamping itu, pager juga memiliki keuntungan dari segi privasinya dibandingkan
telephone selular, karena sebuah one – way Pager adalah hanya sebagai penerima
pasive ( pesan dikirim , tanpa informasi balikkan ke base station ), jadi base
station yang menjadi perantara tidak dapat meninggal informasi secara spesifik,
yang diketahui oleh banyak orang.
Alasan keuntungan memakai pager, yang lain adalah sebuah alasan yang terkesan
kurang bertanggung jawab, yaitu pager memungkinkan Kita untuk bisa punya alasan
untuk tidak mengkontak balik ke orang yang mengirim pesan dengan alasan, tidak
ada telepon umum untuk balas atau menelpon kembali. Jadi, walaupun dikirim
pesan ,kita tetap punya alasan yang cukup bagus untuk memutus komunikasinya
Kekurangan
Proses cara kerja pager yang rumit, menciptakan ketidak efektifan dalam
melakukan sebuah komunikasi, terlebih lagi adanya keterbatasan dalam
penyampaian pesan sehingga tidak bisa digunakan untuk pesan yang kompleks.
Selain rumit dalam hal mengirimkan pesan, kekurangan lain dari alat pager ini
adalah pesan yang disampaikan sangat terbatas dan tidak bisa digunakan untuk
menyampaikan pesan yang kompleks, dan juga kita cenderung hanya ingin
mengetahui dimana teman kita berada atau hal hal yang dianggap penting, jarang
sekali alat ini dipaki untuk Curhat bersama teman apalagi lewat orang ketiga
yaitu mediator provider yang pasti akan mengetahui semua curhatan kita.
Salah satu bentuk kerumitan dalam penggunaan pager terlihat dari sebuah Pesan
yang ingin dikirim ke pager harus di informasikan terlebih dahulu dari setiap
paging transmitter pada pager’s service area.message, sehingga besar
kemungkinan jika sebuah pager memiliki nation icsercive, sebuah pesan yang
dikirim dapat tertangkap atau diiterupsi oleh pihak–pihak yang tidak diinginkan
Alasan Pager Ditinggalkan
Oleh Sebagian Masyarakat
pager, hanya bertahan seumur jagung di masyarakat. Padahal modal yang
dikeluarkan untuk pengadaan pager ini sangatlah besar. Bahkan di Amerika
serikat sendiri terdapat perusahaan besar seperti MCI-WorldCom yang membeli
Skytel (provider pager dua arah) dengan sebuah pengharapan bahwa pager akan
booming sehingga menghasilkan pundi-pundi uang bagi mereka. Tetapi kenyataan
berkata lain.
pager telah kehilangan peminatnya karena adanya handphone yang lebih banyak
memberikan keunggulan bagi para pemakainya. Kemunculan Handphone membuat pager
terpuruk, dengan cepat menjadi barang kadaluwarsa. HandPhone menjadi sangat
populer kepraktisannya. Dimana Operatornya bukan manusia lagi, namun sistem.
Disamping itu faktor fungsi dan efisiensi penggunaan pada perangkat handphone,
mampu saling merespon pesan oleh kedua belah pihak secara langsung, pribadi dan
tanpa perantara. Sedangkan pada kenyataannya pager yang hanya bisa menerima
pesan dan membalasnya lewat pesan juga tanpa bisa melakukan komunikasi verbal
(telepon) membuatnya perlahan – lahan tersingkir dan akhirnya tenggelam dan
digantikan oleh Handphone pada awal tahun 1990 dalam kancah bisnis komunikasi.
Penggunaan ponsel sendiri bagi beberapa kalangan di Indonesia sudah sebagai
kebutuhan primer, yang otamatis dianggap lebih berfungsi untuk menggantikan
posisi pager. Tidak sedikit orang termasuk penulis yang merasa lebih baik
ketinggalan dompet di rumah daripada ketinggalan ponsel. Pada taraf ini, apa
bila terjadi sesuatu pada ponsel sudah merupakan sedikit bencana bagi
pemiliknya.
Latar belakang mengapa ponsel begitu penting dalam kehidupan sosial saat ini
hingga mampu menggeser posisi pager, cukup beragam, salah satunya adalah karena
ponsel merupakan media informasi dan telekomunikasi yang relatif murah, cepat
dan up-to-date serta sifatnya yang dua arah, artinya dengan adanya ponsel,
informasi diperoleh si pengguna secara lebih lengkap, lebih informatif dan
lebih aktual. coba kita bandingkan dengan penggunaan pager yang pernah booming
kira-kira dua belas tahun lalu.
Demikian dapat dimaklumi unsur terpenting dari keberadaan suatu ponsel , yang
menggeser pager adalah informasi yang disalurkan melalui media ponsel itu
sendiri. Informasi dalam hal ini memiliki cakupan yang luas termasuk tetapi
tidak terbatas informasi berupa suara, gambar, teks, video, dan data.
Keberadaan ponsel sebagai media informasi yang penggunaannya semakin kompleks
serta memiliki cakupan luas dalam kehidupan masyarakat ternyata juga
dimaanfaatkan sebagai media promosi yang efektif bagi pelaku usaha untuk
mempromosikan produk barang atau jasanya, sedangkan dahulu pager tidak bisa
melakukan hal ini.
Terlebih lagi posel juga mampu menggeser posisi pager, yang dulu sempat menjadi
booming karena ponsel menyediakan layanan SMS, yang dapat mengirim dan menerima
pesan , dimana SMS ini pertama kali diuji coba pada Desember 1992. Pesan itu
dikirim dari sebuah PC ke sebuah telepon seluler dalam jaringan GSM milik
operator seluler Vodafone di Inggris. Tak ada yang menyangka bahwa hal itu akan
menjadi dasar dari satu aplikasi terpenting komunikasi nirkabel. Nyatanya,
selama 13 tahun kemudian, pemanfaatan short messaging service terus melambung,
dan pemakaian pager khusunya di Indonesia mengalami penerunan dari waktu ke waktu
D. Perkembangan Telepon
Telepon merupakan alat
komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan suara (terutama pesan yang
berbentuk percakapan). Kebanyakan telepon beroperasi dengan menggunakan
transmisi sinyal listrik dalam jaringan telepon sehingga memungkinkan pengguna
telepon untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya.
Prinsip dasar Telepon
Ketika gagang telepon diangkat, posisi telepon disebut off hook. Lalu
sirkuit terbagi menjadi dua jalur di mana bagian positifnya akan berfungsi
sebagai Tip yang menunjukkan angka nol sedangkan pada bagian negatif akan
berfungsi sebagai Ring yang menunjukkan angka -48V DC. Kedua jalur ini yang
nantinya akan memproses pesan dari sender untuk sampai ke receiver.
Agar dapat menghasilkan suara pada telepon, sinyal elektrik ditransmisikan
melalui kabel telepon yang kemudian diubah menjadi sinyal yang dapat didengar
oleh telepon receiver. Untuk teknologi analog, transmisi sinyal analog
yang dikirimkan dari central office (CO) akan diubah menjadi transmisi digital.
Angka-angka sebagai nomer telepon merupakan penggabungan antara nada-nada dan
frekuensi tertentu yang kemudian dinamakan Dual-tone multi-frequency
DTMF dan memiliki satuan Hertz. Hubungan utama yang ada dalam sirkuit akan
menjadi on hook ketika dibuka, lalu akan muncul getaran. Bunyi yang
muncul di telepon penerima menandakan telepon telah siap digunakan.
Sejarah Telepon
tahap awal
- 1871,
Antonio Meucci mematenkan penemuannya yang disebut sound Telegraph.
Penemuannya ini memungkinkan adanya komunikasi dalam bentuk suara antara
dua orang dengan menggunakan perantara kabel.
- 1875,
perusahaan telekomunikasi The Bell mendapatkan hak paten atas penemuan
Meucci yang disebut transmitters and Receivers for Electric Telegraphs.
Sistem ini menggunakan getaran multiple baja untuk memberikan jeda
pada sirkuit.
- 1876,
perusahaan Bell mematenkan Improvement in Telegraphy. Sistem ini
memberikan metode untuk mentransmisikan suara secara telegraf.
- 1990,
pertumbuhan komputer yang kemudian disusul dengan munculnya internet membuat pola
pengiriman pesan bergeser dari percakapan menjadi pengiriman data.
Referensi ;
- Jones,
S., Kovac, R., & Groom F. M. (2009). Introduction to Communication
Technologies : A Guide for Non Engineers. Bocaraton, FL:CRC Press.
- Hersent,
olivies,David Gurle,& Jean-Pierre Petit (2000). IP
Technology:Packet-based Multimedia Communications Systems. London, Addison
Weastley.
- Josephson,
Matthew (1992), Edison: A Biography, Wiley, 1992
- Huurdeman,
Anton A. (2003), The Worldwide History of Telecommunications, IEEE
Press and J. Wiley & Sons, 2003
- Mike
Sexton & Andy Reid (1992), Transmission Networking: SONET and The
Synchronous Digital Hierarchy, Artech House Boston London.
Awal telepon sebagai
alat komersial
- 1940,
telepon mobile pertama kali digunakan secara komersial. Inovasi ini
sebelumnya digunakan sebagai alat bantu perang untuk membidik tembakan dan
meningkatkan kualitas radar. Selesai perang, ratusan telepon dipasang
dengan menggunakan sistem ini. Microwave radio dipasang untuk
hubungan jarak jauh.
- 1959,
telepon Princess pertama kali diperkenalkan
- 1963,
telepon dengan tombol bersuara diluncurkan
- 1971,
perusahaan telekomunikasi mandiri diizinkan untuk mengemangkan sistem
komunikasi yang dikembangkan untuk bisnis. Berjuta-juta saluran telepon
telah digunakan masyarakat
- 1983,
Judge Harold Greene dengan sukses mengungguli perusahaan Bell yang
sebelumnya telah dicabut hak monopolinya.
- 1899,
AT&T atau The American Telephone and Telegraph Company telah
mandapatkan asset dan mendapatkan hak paten dari perusahaan American Bell.
AT&T didirikan tahun 1885 sebagai pemilik keseluruhan subsidi dari
American Bell yang bertugas mendirikan dan mengoperasikan jaringan telepon
jarak jauh
- 1913,
amplifirers elektric pertama kali dipraktekkan oleh AT&T.
sistem ini memungkinkan adanya hubungan telepon antar-benua.
- 1927,
AT&T memulai proyek layanan telepon lintas-atlantik di London dengan
menggunakan dua jalur radio. Namun proyek ini masih jauh dari ideal karena
banyak terjadi gangguan dalam radio, memiliki kapasitas yang kecil, dan
biaya teleponnya yang mahal. Kemudian proyek ini dipindahkan menjadi
lintas-pasifik pada tahun 1964
- 1969,
pengguna telepon di Amerika telah mencapai 90%. AT&T menjadi
laboratorium sistem telepon paling baik di dunia.
- 1990,
pertumbuhan komputer yang kemudian disusul dengan munculnya internet membuat pola
pengiriman pesan bergeser dari percakapan menjadi pengiriman data
Telepon
Digital
Public Switched Telephone Network (PSTN) dilakukan berdasarkan
hubungan langsung antara sender dengan receiver yang harus menggunakan kabel
tembaga, serat optic, satellite, fixed wireless, dan mobile
wireless circuit. Penggunaan jaringan tersebut melibatkan komponen dasar yaitu
telepon, network access, central office (CO), trunks and special circuit,
dan customer premise equipment (CPE).perkembangan PSTN sebagai sistem
telepon digital telah meningkatkan kapasitas dan kalitas jaringanya sehingga
memungkinkan untuk menggunakan beberapa saluran komunikasi dalam sebuah medium
pertukaran.
Telepon IP
Telepon IP (Internet
Protocol) merupakan telepon teknologi baru yang menggunakan internet
protocol dalam pengoperasiannya. Telepon IP ini dapat digunakan untuk
memindahkan hubungan untuk mengganti suara, mengirim fax,
paket video, dan bentuk penyampaian informasi lainnya yang telah digunakan pada
sistem telepon terdahulu. Telepon IP menggunakan koneksi internet untuk
mengirimkan data. Dalam perkembangannya, layanan telepon IP akan bekerja sama
dengan perusahaan telepon lokal, provider jarak jauh seperti AT&T,
perusahaan TV cabel, Internet Service Providers (ISPs), dan operator layanan
wireless. Telepon IP merupakan bagian penting dalam penggabungan antara
komputer, telepon, dan televise dalam satu lingkungan komunikasi. VoIP (Voice
over IP) adalah pengorganisasian untuk menstandardisasi telepon IP. VoIP
digunakan sebagai landasan untuk unified message (UM) dan unified
communications (UC). Tanpa VoIP, integrasi dari berbagai program server
akan sulit dilakukan. Jaringan yang ada pada IP bukan tipe yang siap untuk
menghadapi lalu lintas VoIP sistem LAN harus dibagi antara VLAN dengan pesan
suara dan data.
Jaringan generasi baru
Next-generation
networks (NGN) mengubah pendekatan “satu jaringan, satu layanan” menjadi pengiriman
berbagai layanan melalui satu jaringan. Didasarkan pada sistem internet
protocol (IP), NGN dibangun pada pengembangan jaringan broadband, Voice
over IP (VoIP), konvergensi fixed-mobile dan IP televisi (IPTV). Jaringan
generasi baru ini menggunakan sejumlah teknologi seperti nirkabel dan mobile,
serat dan kabel, atau dengan pembaharuan jalur tembaga yang ada. Negara yang
telah mengadopsi teknologi ini adalah negara-negara maju. Negara berkembang
dapat mengadopsi teknologi NGN ini dengan menggunakan akses broadband nirkabel
sehingga membuat pembangunan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dapat
menghilangkan hambatan untuk berinovasi dan berinvestasi. Dalam perkembangan
teknologi NGN, ada dua teknologi yang berperan pada jaringan berbasis transmisi
optik, yaitu SDH dan DWDM. Kemampuan
mengirimkan bandwidth
pada SDH mencapai STM-64 (10 Gbps), sedangkan pada DWDM adalah n x 2,5 Gbps
atau n x 10 Gbps (n adalah jumlah panjang gelombang). Resiko dari besarnya
kapasitas kedua teknologi ini adalah hilangnya informasi yang cukup besar saat
terjadinya kegagalan dalam pengiriman jaringan. Sistem proteksi yang umum
digunakan dalam NGN adalah proteksi perangkat, proteksi link, proteksi
berdasarkan topologi, dan proteksi kanal optik (DWDM). Pada sistem proteksi
perangkat, sinyal dari jalur kanal proteksi akan dibuang dan dialihkan ke kanal
kerja jika sinyal yang diterima dari jalur ujung pengiriman sudah bekerja
secara benar. Pada sistem proteksi link, link fisik yang digunakan menjadi
pokok pengolahan proteksi. Namun, proteksi yang digunakan dalam NGN sangat
bergantung pada kebutuhan jaringan itu sendiri. Keseluruhan tipe proteksi
tersebut tidak ada yang memenuhi semua kebutuhan proteksi NGN.
Sumber :
http://www.pelajarbugis.com
http://atikahasnahanifah.blogspot.com/
https://id.wikipedia.org
http://meky-anak-ranau.blogspot.com